JAKARTA, GoBanten.com -Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mempertanyakan laporan polisi terhadap influencer kripto Timothy Ronald yang dituduh melakukan penipuan investasi. Menurut Hotman, model bisnis yang dijalankan Timothy adalah kelas edukasi, bukan pengelolaan dana investasi.
“Timothy itu tidak menerima uang investasi dan tidak mengelola dana orang. Dia hanya menjual kelas, seperti kursus online,” kata Hotman Paris dalam video di akun Instagram pribadinya, Selasa (13/1/2026).
Baca juga: Investor Kripto Milenial Dominasi Anggota Pintu VIP, Ini Fasilitasnya
Hotman menegaskan, kerugian peserta akibat transaksi kripto merupakan risiko pribadi, bukan tanggung jawab pengajar. “Kalau setelah ikut kelas lalu beli bitcoin dan rugi, itu pilihan kamu. Di mana pidananya?” ujarnya.
Baca juga: Rugi Miliaran Rupiah, Korban Trading Kripto Tempuh Jalur Hukum
Kasus ini mencuat setelah laporan dugaan penipuan kripto yang viral di media sosial, menyeret nama Timothy Ronald dan trader Kalimasada.
Laporan tersebut kini ditangani Polda Metro Jaya dengan pemeriksaan saksi dan analisis barang bukti.
Baca juga: PINTU Dukung Edukasi AI dan Blockchain di Kampus UPJ Lewat Program Blockvest
Hingga kini, pihak terlapor belum memberikan keterangan resmi. Aparat kepolisian masih mendalami apakah terdapat unsur pidana atau sekadar risiko investasi yang disalahartikan sebagai penipuan
Editor : Sondang