GIICOMVEC 2026

Ford RMA Indonesia Garap Pasar Kendaraan Niaga, Ini Strateginya

Reporter : Sondang
Ford saat ini memiliki jaringan di 17 provinsi dengan 33 bengkel resmi. Foto Deny

GoBanten.com - Ford RMA Indonesia memanfaatkan ajang GIICOMVEC 2026 untuk memperkuat posisinya di sektor kendaraan komersial, dengan fokus pada kebutuhan industri berat dan ekspansi layanan purnajual.

Berbeda dari sekadar pamer produk, Ford menekankan strategi jangka panjang melalui penyediaan solusi armada yang berkelanjutan bagi sektor pertambangan, konstruksi, hingga minyak dan gas.

Baca juga: Traga AC Diluncurkan, Isuzu Ubah Strategi Pasar Kendaraan Komersial

Regional Director RMA Indonesia, Roelof Lamberts, menyebut kendaraan operasional kini menjadi bagian penting dari investasi bisnis, bukan hanya alat transportasi.

“Kendaraan adalah aset strategis yang harus menjamin kesinambungan operasional. Karena itu kami memperkuat jaringan penjualan dan layanan purnajual,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Pada pameran ini, Ford menampilkan Ford Ranger Next-Gen varian XL untuk kebutuhan lapangan berat, serta Ford Everest Next-Gen XLT yang menyasar mobilitas manajemen di area proyek.

Baca juga: Daihatsu Andalkan Gran Max di GIICOMVEC 2026 untuk Perkuat Mobilitas UMKM

Namun, fokus utama perusahaan justru pada penguatan layanan. Ford saat ini memiliki jaringan di 17 provinsi dengan 33 bengkel resmi dan berencana menambah dealer baru, termasuk di Jakarta sebagai pusat koordinasi armada nasional.

Ekspansi juga diarahkan ke wilayah berbasis industri seperti Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua, guna memastikan ketersediaan layanan servis dan suku cadang.

Selain itu, Ford menghadirkan program Ford 360 Care yang mencakup layanan darurat 24 jam, termasuk derek dan bantuan teknis di lapangan.

Langkah ini menegaskan strategi Ford yang tidak hanya menjual kendaraan, tetapi juga membangun ekosistem layanan untuk menekan downtime armada—faktor krusial bagi keberlangsungan operasional industri.

(Deny)

Editor : Sondang

Tangerang Raya
Berita Populer
Berita Terbaru