GoBanten.com - Serial terbaru “Tante Sonya” hadir membawa warna berbeda di genre romantis dengan mengangkat kisah cinta beda usia yang jarang diangkat secara berani di layar.
Kolaborasi Rapi Films dan WeTV ini memasangkan Raihaanun sebagai Sonya, perempuan berusia 40-an, dengan Maxime Bouttier sebagai Ben, pria muda yang justru mengubah cara pandangnya tentang cinta.
Baca juga: Misteri Gunung Welirang Diangkat ke Film Horor, Ini Cerita Alas Lali Jiwo
Bukan sekadar kisah romansa biasa, cerita ini menggali sisi emosional seorang perempuan yang mulai meragukan kesempatan cintanya, hingga kehadiran sosok tak terduga membuka kembali harapan yang sempat tertutup.
Di balik layar, kedekatan Raihaanun dan Maxime di kehidupan nyata justru menjadi kunci kuatnya chemistry di layar. Keduanya mengaku proses membangun hubungan karakter terasa lebih natural karena sudah saling mengenal.
Baca juga: Cerita Lonceng Keramat dan Penebok Jadi Daya Tarik Film The Bell
Disutradarai Surya Ardy Octaviand, serial ini juga disebut mengusung pendekatan yang lebih relevan dengan kondisi sosial saat ini, terutama soal dinamika hubungan dengan perbedaan usia.
Menurut Eksekutif Produser WeTV Indonesia, Febriamy Hutapea, tema ini dipilih karena semakin diminati penonton yang mencari cerita berbeda dari pola romansa konvensional.
Baca juga: Bukan Sekadar Akting, Ini yang Dilakukan Pemain Saat Adegan Krusial
“Tante Sonya” tidak hanya menawarkan drama percintaan, tetapi juga menghadirkan konflik batin, stigma sosial, hingga keberanian untuk memilih bahagia di luar ekspektasi, ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Editor : Sondang