Semen Merah Putih Bagikan Tips Berkendara di Jalan Rigid Pavement agar Kendaraan Tetap Optimal

author Viktor

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ridwan Kamil-Lisa Mariana
Ridwan Kamil-Lisa Mariana

i

Jakarta, GoBanten  - Usai merayakan Lebaran bersama keluarga, jutaan pemudik kini bersiap menghadapi arus balik menuju kota asal.

Banyak dari mereka akan melintasi jalan tol utama yang kini telah menggunakan rigid pavement atau perkerasan kaku menggunakan material beton, jenis jalan yang dikenal kuat, stabil, dan lebih tahan terhadap beban berat serta cuaca ekstrem.

Sejumlah ruas jalan tol besar di Indonesia telah menerapkan sistem perkerasan kaku (rigid pavement), antara lain sebagian ruas Tol Semarang–Solo, Tol Jakarta–Cikampek Elevated, serta beberapa bagian dari Tol Trans Sumatera.

Dengan permukaan yang rata dan minim deformasi, rigid pavement tidak hanya mendukung kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga dapat memberi keuntungan bagi kondisi kendaraan jika dikendarai dengan tepat.

Menurut Syarif Hidayat, Head of Technical Marketing Semen Merah Putih, berkendara di jalan beton bisa membantu menjaga keawetan kendaraan.

“Permukaan rigid pavement memberikan kestabilan lebih baik bagi kendaraan, mengurangi guncangan berlebih dan meminimalkan keausan pada suspensi. Tapi tetap ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kendaraan tetap prima, apalagi saat arus balik yang padat,” jelasnya.

Berikut beberapa tips berkendara di jalan rigid pavement agar kendaraan tetap dalam kondisi optimal selama perjalanan:

  1. Periksa tekanan dan kondisi ban.
    Permukaan beton yang rata memberi traksi maksimal jika tekanan ban ideal. Ban yang kempis atau aus akan lebih cepat rusak di jalur panjang yang stabil seperti ini.
  2. Gunakan kecepatan stabil dan hindari manuver mendadak.
    Jalan beton mendukung laju konstan. Berkendara dengan kecepatan fluktuatif atau sering berpindah jalur bisa mempercepat keausan rem dan ban.
  3. Pastikan sistem suspensi kendaraan dalam kondisi baik.
    Karena jalan beton cenderung lebih “keras”, suspensi yang sehat akan meredam getaran dan menjaga kenyamanan, terutama saat melintasi sambungan beton.
  4. Istirahat secara berkala.
    Kondisi jalan yang mulus bisa membuat pengemudi terlena dan berkendara terus-menerus tanpa jeda. Padahal, kendaraan dan pengemudi sama-sama butuh istirahat untuk menghindari overheat dan kelelahan.

Nyiayu Chairunnikma, Head of Marketing PT Cemindo Gemilang Tbk. menambahkan, dengan menerapkan tips ini, rigid pavement tidak hanya membuat perjalanan lebih mulus, tetapi juga membantu menjaga performa kendaraan lebih tahan lama.

Menurutnya, perbaikan teknik dan material konstruksi jalan, seperti penggunaan rigid pavement, mampu meningkatkan keamanan dan durabilitas, berpotensi mengurangi tingkat kecelakaan dan biaya perawatan.

“Kami berkomitmen terus mengembangkan inovasi beton ramah lingkungan dan berdaya tahan tinggi untuk mendukung infrastruktur Indonesia yang lebih aman dan nyaman. rigid pavement juga lebih ramah lingkungan karena masa pakainya beberapa kali lebih lama daripada aspal, sehingga mengurangi frekuensi perbaikan dan limbah konstruksi. Kami sendiri menggunakan beton dengan 30% material daur ulang dan teknologi rendah emisi dalam produksinya,” jelas Nyiayu.

Selamat menempuh arus balik dengan aman dan nyaman. Jaga kondisi tubuh, rawat kendaraan, dan pastikan Anda tiba di kota dengan selamat, tanpa drama dan bahagia!

Berita Terbaru

Festival Gabrugan Serang Digelar, 4.500 Warga Tampilkan Tari Kolosal

Festival Gabrugan Serang Digelar, 4.500 Warga Tampilkan Tari Kolosal

Rabu, 12 Agu 2026 11:25 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 11:25 WIB

Festival Gabrugan memiliki potensi untuk terus dikembangkan dan dapat menjadi contoh bagi kecamatan lain.…

Golongan Darah O+ dan O- Berbeda, Ini Penjelasan Lengkapnya

Golongan Darah O+ dan O- Berbeda, Ini Penjelasan Lengkapnya

Rabu, 12 Agu 2026 07:45 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:45 WIB

Perbedaan utama keduanya terletak pada faktor Rhesus (Rh). Golongan darah O tidak memiliki antigen A dan B pada permukaan sel darah merah.…

Menemukan Arah di Tengah Kegelapan, Iman Mengajak Manusia Berjalan dalam Terang

Menemukan Arah di Tengah Kegelapan, Iman Mengajak Manusia Berjalan dalam Terang

Rabu, 12 Agu 2026 07:17 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:17 WIB

Berjalan dalam terang bukan sekadar berbicara mengenai keyakinan, tetapi juga bagaimana seseorang menerapkan nilai kebenaran, keadilan, kasih, dan pengampunan.…

GWK Bali Siapkan Sunset Yoga September 2026, Wellness Jadi Pengalaman Baru Wisatawan

GWK Bali Siapkan Sunset Yoga September 2026, Wellness Jadi Pengalaman Baru Wisatawan

Rabu, 12 Agu 2026 03:21 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 03:21 WIB

Aktivitas wellness akan kembali hadir pada September 2026 melalui The Sacred Sunset, sesi Sunset Yoga yang diinisiasi Micro Mindfulness.…

KPA Catat 341 Konflik Agraria, Penghargaan Jurnalistik ARMA 2026 Kembali Digelar

KPA Catat 341 Konflik Agraria, Penghargaan Jurnalistik ARMA 2026 Kembali Digelar

Selasa, 11 Agu 2026 12:23 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 12:23 WIB

Sekretaris Jenderal KPA Dewi Kartika mengatakan jurnalisme independen dibutuhkan untuk mengungkap akar konflik agraria.…

Asia Pacific Coatings Show 2026 Hadir di Jakarta, 170 Perusahaan Siap Pamerkan Inovasi

Asia Pacific Coatings Show 2026 Hadir di Jakarta, 170 Perusahaan Siap Pamerkan Inovasi

Selasa, 11 Agu 2026 09:28 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 09:28 WIB

JAKARTA, GoBanten.com - Industri cat dan pelapis (coatings) di Asia Pasifik menghadapi peluang pertumbuhan seiring meningkatnya kebutuhan terhadap produk yang…