Krisis Sampah Tangsel

Wali Kota Menghilang, Sampah Jadi Senjata Protes Mahasiswa

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dalam orasi lantang, mereka menuding Pemerintah Kota Tangsel menormalisasi krisis sampah tanpa solusi nyata. Foto HB
Dalam orasi lantang, mereka menuding Pemerintah Kota Tangsel menormalisasi krisis sampah tanpa solusi nyata. Foto HB

i

TANGSEL, GoBanten.com - Bau busuk tak hanya datang dari tumpukan sampah, tetapi juga dari krisis tata kelola yang kian nyata. Puluhan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menumpahkan kemarahan mereka dengan cara ekstrem: dua truk bermuatan sampah busuk digelontorkan langsung ke halaman Kantor Wali Kota Tangerang Selatan.

Aksi tersebut menjadi simbol frustrasi publik terhadap pemerintah kota yang dinilai gagal menangani persoalan sampah yang berlarut-larut. Sejak sore jam 16.00 WIB, massa mahasiswa merangsek ke pusat pemerintahan dengan membawa truk sampah, memaksa aparat gabungan bersiaga penuh.

Ketegangan sempat memuncak ketika aparat dibantu sejumlah pria berpakaian sipil menghadang laju massa. Aksi dorong-mendorong tak terhindarkan. Demi mencegah bentrokan meluas, aparat akhirnya membuka akses, meski dua truk sampah kembali diadang dengan mobil patroli Satpol PP yang diparkir melintang.

Namun kemarahan mahasiswa tak terbendung. Dalam orasi lantang, mereka menuding Pemerintah Kota Tangsel menormalisasi krisis sampah tanpa solusi nyata. Satu per satu muatan sampah diturunkan dan dilempar ke halaman kantor wali kota, menyebarkan bau menyengat yang menusuk hidung.

Ironisnya, di tengah aksi protes yang menggambarkan kegagalan pengelolaan kota, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie tak menemui massa. Pemerintah berdalih wali kota sedang tidak berada di kantor—alasan yang justru memicu kemarahan lebih besar.

Koordinator aksi, Iqbal, menyebut sikap tersebut sebagai bentuk penghindaran tanggung jawab. Ia menegaskan, krisis sampah bukan sekadar persoalan teknis, melainkan kegagalan kepemimpinan.

“Ini bukan soal armada kurang atau TPS penuh. Ini soal pemimpin yang tidak hadir saat warganya sudah muak hidup berdampingan dengan sampah,” tegas Iqbal, Kamis (8/1/2026).

Mahasiswa mendesak pemerintah kota segera mengerahkan armada tambahan, menuntaskan penumpukan sampah di permukiman, dan menghentikan kebijakan tambal sulam yang hanya memindahkan masalah ke daerah lain.

Hingga aksi berakhir, tak ada satu pun pejabat yang bersedia berdialog. Tak ada mediasi. Tak ada penjelasan. Massa pun mengeluarkan ultimatum keras: tujuh hari bagi wali kota dan jajarannya untuk menyelesaikan krisis sampah, atau aksi lanjutan dengan skala lebih besar akan digelar.

Meski Pemkot Tangsel mengklaim telah menjalin kerja sama pembuangan sampah ke Cileungsi, Nambo Bogor, Kabupaten Tangerang, hingga Serang, mahasiswa menilai langkah itu hanya memindahkan bau busuk tanpa menyentuh akar masalah.

Bagi mereka, tumpukan sampah yang kini memenuhi jalan, selokan, dan halaman warga adalah bukti telanjang kegagalan kebijakan—dan hari itu, bau kegagalan tersebut dipaksa masuk ke halaman kekuasaan. (HB)

Berita Terbaru

XL Sabet 4 Penghargaan Ookla 2026, Bukti Kualitas Jaringan dan 5G Terdepan

XL Sabet 4 Penghargaan Ookla 2026, Bukti Kualitas Jaringan dan 5G Terdepan

Senin, 03 Agu 2026 17:36 WIB

Senin, 03 Agu 2026 17:36 WIB

Dengan capaian tersebut, XL dinilai berhasil memanfaatkan pengembangan jaringan 5G untuk menghadirkan konektivitas yang lebih cepat dan stabil.…

Masalah Akreditasi hingga SDM, Pendidikan Inklusif di Aceh Perlu Perbaikan

Masalah Akreditasi hingga SDM, Pendidikan Inklusif di Aceh Perlu Perbaikan

Senin, 03 Agu 2026 14:19 WIB

Senin, 03 Agu 2026 14:19 WIB

Pendidikan inklusif bukan sekadar akses, tetapi memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan berkembang secara optimal sesuai potensinya.…

Kemenangan Kedua di Italia, Muhammad FA Wibowo Harumkan Nama Indonesia

Kemenangan Kedua di Italia, Muhammad FA Wibowo Harumkan Nama Indonesia

Senin, 03 Agu 2026 11:24 WIB

Senin, 03 Agu 2026 11:24 WIB

Capaian ini menegaskan kemampuan pembalap Indonesia untuk bersaing di level internasional.…

PTPN I Regional 5 Menangi Gold Winner Berkat Strategi Media Relations

PTPN I Regional 5 Menangi Gold Winner Berkat Strategi Media Relations

Minggu, 02 Agu 2026 12:30 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 12:30 WIB

PTPN I Regional 5 meraih Gold Winner Media Relations Awards SPS 2026 berkat strategi komunikasi yang sukses memperkuat reputasi perusahaan.…

DPD MATRA Lamongan Resmi Dilantik, Siap Jalankan Program Pelestarian Budaya

DPD MATRA Lamongan Resmi Dilantik, Siap Jalankan Program Pelestarian Budaya

Minggu, 02 Agu 2026 11:03 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 11:03 WIB

DPD MATRA Lamongan resmi dilantik dan siap menjalankan program pelestarian adat, budaya, seni, serta kearifan lokal bersama masyarakat.…

Hyundai Tampilkan NEIRA di GIIAS 2026, Menperin Dukung Percepatan Kendaraan Listrik

Hyundai Tampilkan NEIRA di GIIAS 2026, Menperin Dukung Percepatan Kendaraan Listrik

Jumat, 31 Jul 2026 08:34 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 08:34 WIB

Melalui partisipasinya di GIIAS 2026, Hyundai menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam transformasi industri otomotif.…