Peredaran Narkoba

Peredaran Tramadol Marak di Tangsel, Kinerja Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumalolo Dipertanyakan!

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Harapan warga tertuju pada Kapolres Tangerang Selatan yang baru dilantik, AKBP Boy Jumalolo, untuk menunjukkan ketegasan dan komitmen nyata dalam memberantas peredaran obat keras ilegal. Foto ist
Harapan warga tertuju pada Kapolres Tangerang Selatan yang baru dilantik, AKBP Boy Jumalolo, untuk menunjukkan ketegasan dan komitmen nyata dalam memberantas peredaran obat keras ilegal. Foto ist

i

CIPUTAT, GoBanten.com -Praktik penjualan obat keras ilegal di kawasan Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, kembali menjadi sorotan publik. Sebuah kios kecil di Jalan Sumatera dilaporkan masih bebas beroperasi meski telah berulang kali dikeluhkan warga dan sempat ditertibkan aparat penegak hukum.

Kios tersebut hampir setiap hari ramai didatangi pembeli, sebagian besar dari kalangan remaja dan pemuda. Aktivitas transaksi berlangsung terbuka di pinggir jalan, bahkan mudah diamati saat pembeli datang berkelompok pada jam-jam tertentu.

Warga menyebut keresahan ini telah berlangsung lama. Aduan telah dilayangkan melalui layanan darurat Polri 110, sementara razia dan penutupan sempat dilakukan. Namun, penindakan itu dinilai tidak memberikan efek jera.

“Penertiban hanya sementara. Ditutup sebentar, lalu buka lagi. Ini bukan solusi,” ujar M Feri, warga sekitar, Minggu (11/1/2026).

Ia menegaskan, masyarakat tidak menginginkan pola penanganan setengah hati. Menurutnya, peredaran obat keras ilegal telah mengancam masa depan generasi muda di lingkungan tersebut. “Harus ada tindakan tegas, bukan kucing-kucingan. Yang dipertaruhkan ini masa depan anak-anak muda,” katanya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kios di Jalan Sumatera tersebut diduga terhubung dengan jaringan peredaran obat keras ilegal yang lebih luas di wilayah Jabodetabek. Pola operasinya relatif seragam: menghentikan aktivitas saat razia, lalu kembali beroperasi tak lama setelah aparat pergi.

Kondisi itu memunculkan dugaan adanya relasi tidak sehat antara pengelola kios dengan oknum aparat di wilayah setempat. Dugaan tersebut menguat karena kios dapat kembali beroperasi tanpa hambatan berarti setiap kali penertiban dilakukan.

Fakta ini diakui oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Jombang, Aipda Sukiyo Harjo. Ia menyatakan telah berulang kali memperingatkan pemilik kios dan melakukan berbagai upaya persuasif. “Kami sudah lakukan edukasi, peringatan, sampai razia dan penutupan. Tapi setelah itu kios kembali buka,” ungkapnya.

Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar terkait efektivitas penegakan hukum di tingkat wilayah. Masyarakat menilai, selama tidak ada sanksi tegas dan berkelanjutan, peredaran obat keras ilegal akan terus berulang.

Kini, harapan warga tertuju pada Kapolres Tangerang Selatan yang baru dilantik, AKBP Boy Jumalolo, untuk menunjukkan ketegasan dan komitmen nyata dalam memberantas peredaran obat keras ilegal.

Sebagai mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), publik menunggu langkah konkret dan terukur dari Kapolres baru untuk memutus mata rantai distribusi obat keras ilegal yang dinilai telah merusak generasi muda sekaligus menggerus kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. (HB)

Berita Terbaru

Perkuat Layanan Kapal, TTL Kembangkan Zona EAZI dan Integrasi Digital

Perkuat Layanan Kapal, TTL Kembangkan Zona EAZI dan Integrasi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 16:06 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 16:06 WIB

TTL bersama KSOP Utama Tanjung Perak mengevaluasi penerapan Zona EAZI dan memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kapal.…

Yoga di Area Hotel, Aktivitas Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Tubuh dan Pikiran

Yoga di Area Hotel, Aktivitas Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Tubuh dan Pikiran

Minggu, 27 Sep 2026 20:54 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 20:54 WIB

Yoga di area hotel merupakan salah satu contoh bagaimana ruang hospitality dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata yang lebih bermakna.…

ASEAN Targetkan 1,7 Juta Siswa dan Pendidik Kuasai Keterampilan AI

ASEAN Targetkan 1,7 Juta Siswa dan Pendidik Kuasai Keterampilan AI

Selasa, 22 Sep 2026 20:44 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:44 WIB

Para mitra akan membantu mengembangkan kurikulum sesuai konteks masing-masing negara serta menyelenggarakan pelatihan AI bagi guru K–12, mahasiswa, dan dosen.…

Jemaat GKPI Diancam Senjata Tajam Saat Beribadah di Tangerang, Amnesty Tegaskan Proses Hukum Harus Jalan

Jemaat GKPI Diancam Senjata Tajam Saat Beribadah di Tangerang, Amnesty Tegaskan Proses Hukum Harus Jalan

Selasa, 22 Sep 2026 20:29 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:29 WIB

Menurut Wirya, proses hukum terhadap dugaan pembubaran ibadah dan intimidasi harus tetap berjalan meskipun kedua pihak telah mencapai kesepakatan damai.…

Ibadah Jemaat GKPI Tangerang Dibubarkan, DPD RI Minta Pemerintah Turun Tangan

Ibadah Jemaat GKPI Tangerang Dibubarkan, DPD RI Minta Pemerintah Turun Tangan

Senin, 21 Sep 2026 13:47 WIB

Senin, 21 Sep 2026 13:47 WIB

Filep menekankan terdapat dua aspek yang perlu berjalan bersamaan, yakni perlindungan kebebasan beribadah dan kepatuhan terhadap aturan penggunaan.…

Ruang Hijau dan Fasilitas Komunitas Jadi Tren Baru Hunian di Tangerang

Ruang Hijau dan Fasilitas Komunitas Jadi Tren Baru Hunian di Tangerang

Senin, 21 Sep 2026 13:24 WIB

Senin, 21 Sep 2026 13:24 WIB

Kehadiran ruang hijau tersebut dirancang untuk memperkuat hubungan antara area dalam dan luar rumah.…