Pemkot Tangsel

Ribuan Nyawa Terancam, Jalan Berlubang di Tangsel Dibiarkan Jadi “Kuburan Berjalan”

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kerusakan jalan di Tangsel kini menyeret pertanyaan besar tentang tanggung jawab pemerintah daerah.
Kerusakan jalan di Tangsel kini menyeret pertanyaan besar tentang tanggung jawab pemerintah daerah.

i

CIPUTAT, GoBanten.com -Kerusakan jalan di berbagai ruas Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tak lagi sekadar persoalan infrastruktur, melainkan telah berubah menjadi ancaman langsung bagi ribuan nyawa pengguna jalan setiap hari. Lubang menganga, aspal bergelombang, dan permukaan berpasir kini hampir merata—dari jalan kota, provinsi, hingga jalan nasional. Namun, di tengah risiko kecelakaan yang terus berulang, pemerintah dinilai memilih lamban dan pasif.

Pantauan di Jalan Benda Raya hingga Parakan, Pamulang, memperlihatkan lebih dari 12 titik kerusakan parah. Lubang besar berada tepat di tengah lajur, memaksa pengendara mengerem mendadak atau membanting setang. Pada malam hari, kondisi ini disebut kerap memicu pengendara motor terjatuh.

“Udah sering motor jatuh, apalagi malam. Lubangnya gede, nggak kelihatan,” kata Bowo (42), pemilik bengkel bubut di lokasi, Selasa  (27/1/2026).

Alih-alih menunggu negara hadir, warga justru terpaksa mengambil alih peran pemerintah. Lubang-lubang itu ditancapi tanaman dan batu agar terlihat oleh pengendara. Bowo mengaku melakukan itu semata-mata demi mencegah korban berikutnya.

“Kalau cuma batu doang, banyak yang nggak lihat. Makanya saya taruh pohon juga biar keliatan,” ujarnya.

Di titik lain di ruas yang sama, permukaan jalan bergelombang sepanjang 3–5 meter, bercampur pasir, dan licin. Bagi pengendara motor, kondisi ini tak ubahnya jebakan maut.

“Ini bukan cuma rusak, tapi jebakan. Bergelombang dan berpasir, licin banget,” kata Putra, pengendara ojek online.

Kerusakan serupa juga terlihat di Jalan Siliwangi, Puspiptek, hingga Jalan Otista di Ciputat, dekat Pasar Cimanggis. Di lokasi-lokasi itu, pengendara terpaksa merayap pelan agar tak tergelincir. Ironisnya, sebagian titik hanya diberi tanda cat semprot, tanpa perbaikan fisik yang jelas.

Bagi warga, dalih cuaca ekstrem tak lagi masuk akal. Aspal tipis yang mudah tergerus hujan justru mencerminkan buruknya kualitas pekerjaan dan lemahnya pengawasan sejak awal.

“Kita ini tiap hari hujan, masa tiap hujan jalan langsung hancur? Ini bukan soal cuaca, ini soal kualitas dan pengawasan,” ucap Bowo.

Hingga kini, tak ada tenggat waktu pasti kapan lubang-lubang itu akan ditambal permanen. Di lapangan, yang bekerja justru warga, sementara pemerintah hanya meninggalkan cat semprot sebagai penanda.

“Kita sudah kasih tanda biar nggak ada lagi yang jatuh. Tapi pemerintah jangan cuma nonton. Kalau ada korban serius, siapa yang tanggung jawab?” tegas Bowo.

Kerusakan jalan di Tangsel kini menyeret pertanyaan besar tentang tanggung jawab pemerintah daerah. Selama lubang-lubang itu dibiarkan, setiap pengendara yang melintas sejatinya sedang mempertaruhkan nyawanya di atas jalan yang diabaikan. Ini bukan lagi kelalaian biasa—ini pembiaran sistematis terhadap ancaman keselamatan publik.

(HBL)

Berita Terbaru

XL Sabet 4 Penghargaan Ookla 2026, Bukti Kualitas Jaringan dan 5G Terdepan

XL Sabet 4 Penghargaan Ookla 2026, Bukti Kualitas Jaringan dan 5G Terdepan

Senin, 03 Agu 2026 17:36 WIB

Senin, 03 Agu 2026 17:36 WIB

Dengan capaian tersebut, XL dinilai berhasil memanfaatkan pengembangan jaringan 5G untuk menghadirkan konektivitas yang lebih cepat dan stabil.…

Masalah Akreditasi hingga SDM, Pendidikan Inklusif di Aceh Perlu Perbaikan

Masalah Akreditasi hingga SDM, Pendidikan Inklusif di Aceh Perlu Perbaikan

Senin, 03 Agu 2026 14:19 WIB

Senin, 03 Agu 2026 14:19 WIB

Pendidikan inklusif bukan sekadar akses, tetapi memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan berkembang secara optimal sesuai potensinya.…

Kemenangan Kedua di Italia, Muhammad FA Wibowo Harumkan Nama Indonesia

Kemenangan Kedua di Italia, Muhammad FA Wibowo Harumkan Nama Indonesia

Senin, 03 Agu 2026 11:24 WIB

Senin, 03 Agu 2026 11:24 WIB

Capaian ini menegaskan kemampuan pembalap Indonesia untuk bersaing di level internasional.…

PTPN I Regional 5 Menangi Gold Winner Berkat Strategi Media Relations

PTPN I Regional 5 Menangi Gold Winner Berkat Strategi Media Relations

Minggu, 02 Agu 2026 12:30 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 12:30 WIB

PTPN I Regional 5 meraih Gold Winner Media Relations Awards SPS 2026 berkat strategi komunikasi yang sukses memperkuat reputasi perusahaan.…

DPD MATRA Lamongan Resmi Dilantik, Siap Jalankan Program Pelestarian Budaya

DPD MATRA Lamongan Resmi Dilantik, Siap Jalankan Program Pelestarian Budaya

Minggu, 02 Agu 2026 11:03 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 11:03 WIB

DPD MATRA Lamongan resmi dilantik dan siap menjalankan program pelestarian adat, budaya, seni, serta kearifan lokal bersama masyarakat.…

Hyundai Tampilkan NEIRA di GIIAS 2026, Menperin Dukung Percepatan Kendaraan Listrik

Hyundai Tampilkan NEIRA di GIIAS 2026, Menperin Dukung Percepatan Kendaraan Listrik

Jumat, 31 Jul 2026 08:34 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 08:34 WIB

Melalui partisipasinya di GIIAS 2026, Hyundai menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam transformasi industri otomotif.…