Kurma

Viral Kurma Disiram Sirup Glukosa dan Berpengawet, BPOM Didesak Razia Nasional

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Praktik penambahan sirup glukosa tanpa informasi yang benar dapat berdampak jangka panjang pada kesehatan masyarakat serta merusak kepercayaan publik terhadap produk pangan impor. Foto klik dokter
Praktik penambahan sirup glukosa tanpa informasi yang benar dapat berdampak jangka panjang pada kesehatan masyarakat serta merusak kepercayaan publik terhadap produk pangan impor. Foto klik dokter

i

GoBanten.com - Anggota Komisi IX DPR RI Neng Eem Marhamah, mendesak Badan Pengawas Obat dan Makanan segera menggelar razia besar-besaran terhadap produk kurma yang beredar di pasaran. Desakan ini muncul setelah viral temuan warganet mengenai kurma yang diduga disiram sirup glukosa dan mengandung bahan tambahan tanpa dicantumkan jelas pada label berbahasa Indonesia.

“Pemerintah harus segera bertindak di lapangan. Jangan biarkan pedagang menyiram kurma dengan sirup glukosa tanpa keterangan jujur. Ini menyangkut hak konsumen atas informasi yang akurat,” ujar Neng Eem di Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Ia menilai pengawasan mendesak dilakukan karena kurma selama ini dipersepsikan publik sebagai pangan sehat dengan pemanis alami. Praktik penambahan glukosa tanpa pelabelan, menurutnya, berpotensi menyesatkan konsumen dan membahayakan kelompok rentan seperti penyandang diabetes.

“Kepercayaan masyarakat tidak boleh dimanfaatkan untuk keuntungan sesaat. Jika kandungan tidak sesuai label, produk harus ditarik dari peredaran,” tegasnya.

Permintaan pengawasan diperkuat oleh besarnya pasar kurma nasional. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan impor kurma meningkat dalam tiga tahun terakhir: 54.000 ton senilai USD86,2 juta pada 2023, naik menjadi 60.000 ton senilai USD89,5 juta pada 2024, dan mencapai 65.000 ton dengan nilai USD94,1 juta pada 2025. Lonjakan permintaan, terutama menjelang Ramadan, dinilai membuka celah praktik manipulasi mutu dan pelabelan.

Komisi IX meminta BPOM tidak hanya memastikan kelancaran suplai, tetapi juga memperketat pengawasan komposisi, keamanan, dan transparansi label. Legislator memperingatkan, tanpa tindakan tegas, praktik penambahan sirup glukosa tanpa informasi yang benar dapat berdampak jangka panjang pada kesehatan masyarakat serta merusak kepercayaan publik terhadap produk pangan impor.

“Kami mendorong razia nasional dan sanksi tegas bagi pelaku pelanggaran. Perlindungan konsumen harus menjadi prioritas,” pungkas Neng Eem.

Berita Terbaru

4 Strategi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan dan Akses Hunian

4 Strategi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan dan Akses Hunian

Sabtu, 06 Jun 2026 09:41 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 09:41 WIB

Kemajuan teknologi harus memberi manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil dan sektor informal.…

Hunian Ramah Lingkungan dan Smart Home Dominasi Tren 2026

Hunian Ramah Lingkungan dan Smart Home Dominasi Tren 2026

Kamis, 04 Jun 2026 11:46 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:46 WIB

Tak sekadar pameran, event ini juga menawarkan berbagai promo agresif seperti diskon hingga 70 persen.…

Kontribusi Pelindo Petikemas Tembus Rp1,73 Triliun, Perkuat Peran Logistik sebagai Motor Ekonomi

Kontribusi Pelindo Petikemas Tembus Rp1,73 Triliun, Perkuat Peran Logistik sebagai Motor Ekonomi

Selasa, 02 Jun 2026 18:28 WIB

Selasa, 02 Jun 2026 18:28 WIB

Data Badan Pusat Statistik mencatat sektor transportasi dan pergudangan tumbuh 8,98 persen secara tahunan pada kuartal IV 2025.…

DENZA Resmikan Showroom Baru di Pondok Indah, Bidik Pasar Premium

DENZA Resmikan Showroom Baru di Pondok Indah, Bidik Pasar Premium

Selasa, 02 Jun 2026 18:17 WIB

Selasa, 02 Jun 2026 18:17 WIB

President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan kolaborasi ini menjadi bagian dari transformasi DENZA dalam membangun pengalaman merek.…

Lindee Cremona Eksplor Genre Hiphop Lewat Lagu “Malas Tapi Terpaksa”

Lindee Cremona Eksplor Genre Hiphop Lewat Lagu “Malas Tapi Terpaksa”

Kamis, 28 Mei 2026 07:25 WIB

Kamis, 28 Mei 2026 07:25 WIB

Lagu ini bukan hanya tentang rasa malas, tapi juga realita hidup yang sering kita hadapi…

Event Luxury Terbesar di Jakarta Hadirkan Tas Branded hingga Jam Vintage

Event Luxury Terbesar di Jakarta Hadirkan Tas Branded hingga Jam Vintage

Rabu, 27 Mei 2026 22:25 WIB

Rabu, 27 Mei 2026 22:25 WIB

Dengan konsep yang menggabungkan retail dan experiential event, The Collectors Club diharapkan menjadi magnet baru bagi komunitas luxury di Jakarta.…