GoBanten.com - Pemadaman internet di Iran yang telah berlangsung selama 23 hari atau lebih dari 528 jam mulai menunjukkan dampak ekonomi yang signifikan. Aktivitas bisnis digital lumpuh, transaksi daring terhenti, dan potensi kerugian diperkirakan mencapai jutaan dolar per hari, menekan sektor perdagangan serta memperlambat arus investasi.
Kelompok pemantau internet global, NetBlocks, menilai gangguan ini sebagai krisis besar yang mengisolasi sebagian besar warga Iran dari komunikasi internasional dan layanan digital.
“Pemadaman ini menjadi gangguan internet terlama dalam sejarah Iran dan berdampak besar pada akses media sosial serta layanan online,” kata NetBlocks dalam laporannya, dikutip dari Iran International, Minggu (22/3/2026).
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait penyebab pemadaman maupun kepastian kapan jaringan akan pulih sepenuhnya. NetBlocks menegaskan ketidakpastian tersebut memperburuk situasi.
“Durasi pemulihan penuh belum dapat dipastikan, dan gangguan masih memengaruhi konektivitas nasional,” tulis lembaga itu.
Dari sisi ekonomi, dampak shutdown diperkirakan sangat signifikan. NetBlocks menggunakan alat pemantauan bernama Cost of Shutdown Tool (COST) untuk menghitung potensi kerugian akibat pemutusan jaringan.
“Gangguan berkepanjangan biasanya berdampak pada produktivitas, layanan publik, dan aktivitas perdagangan digital,” jelas NetBlocks.
Sejumlah studi sebelumnya menunjukkan bahwa pemadaman internet di berbagai negara saat krisis politik dapat menimbulkan kerugian hingga jutaan dolar per hari. Aktivitas e-commerce terhenti, sementara investasi asing cenderung tertunda akibat ketidakpastian akses digital.
Tak hanya ekonomi, pemadaman panjang juga memicu kekhawatiran terhadap ketahanan infrastruktur digital Iran. Isolasi dari jaringan global dinilai berisiko menurunkan kepercayaan investor dan mempersempit akses pasar internasional.
“Pemutusan jaringan dalam waktu lama dapat menghambat akses ke pasar global dan melemahkan kepercayaan investor,” demikian peringatan dalam laporan tersebut.
NetBlocks menekankan pentingnya pemantauan jaringan global secara real-time untuk mengukur dampak kebijakan semacam ini.
“Data dari Internet Observatory membantu pembuat kebijakan memahami risiko dan pentingnya konektivitas yang stabil,” tulis mereka.
Situasi ini menempatkan Iran dalam sorotan internasional, terutama terkait transparansi kebijakan digital dan implikasinya terhadap ekonomi serta kebebasan akses informasi.
Editor : Sondang