GMNI dan RLD Dorong Mahasiswa Lebih Kritis Hadapi Arus Informasi Digital

author Viktor

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
GMNI Surabaya dan RLD menggelar pelatihan jurnalistik untuk memperkuat literasi digital dan kemampuan verifikasi informasi mahasiswa. Foto/RLD
GMNI Surabaya dan RLD menggelar pelatihan jurnalistik untuk memperkuat literasi digital dan kemampuan verifikasi informasi mahasiswa. Foto/RLD

i

SURABAYA, Gobanten.com - Maraknya informasi yang beredar melalui media sosial menuntut masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki kemampuan memilah fakta dan opini. Kondisi tersebut menjadi perhatian DPC GMNI Surabaya Raya bersama Rumah Literasi Digital (RLD) yang menggelar Pelatihan Jurnalistik Batch #2 di Hanaka Social Space, Surabaya, Rabu (10/6/2026).

Pelatihan diikuti kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dari berbagai daerah di Jawa Timur. Selain mengenalkan dasar-dasar jurnalistik, kegiatan tersebut juga membekali peserta dengan kemampuan verifikasi informasi, teknik wawancara, serta penyusunan berita yang sesuai kaidah jurnalistik.

Ketua DPC GMNI Surabaya Raya, Kadek Ayu Wardani, menilai mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk terlibat dalam berbagai persoalan masyarakat melalui penyampaian informasi yang akurat.

"Jurnalistik merupakan salah satu instrumen perjuangan. Tulisan dapat digunakan untuk menyuarakan kepentingan masyarakat sekaligus menjadi sarana kontrol terhadap berbagai kebijakan publik," kata Kadek.

Menurutnya, mahasiswa perlu hadir sebagai kelompok yang mampu memberikan perspektif kritis di tengah derasnya arus informasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan.

Materi pelatihan juga menitikberatkan pada pentingnya verifikasi sebelum informasi disebarluaskan. Ketua Rukun Warta RLD, Fatchur Rohman, mengingatkan peserta agar tidak mudah menerima sebuah informasi tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu.

"Sebelum menyebarkan informasi, pastikan sumbernya jelas, lakukan perbandingan data, konfirmasi kepada pihak terkait, dan periksa keaslian foto maupun video yang digunakan," ujarnya.

Sementara itu, Senior GMNI, Anom Surahno, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi. Jika sebelumnya media arus utama menjadi rujukan utama, kini algoritma media sosial ikut menentukan informasi yang diterima pengguna.

Menurut Anom, kondisi tersebut menghadirkan tantangan baru berupa tuntutan kecepatan, banyaknya sumber informasi, serta upaya menjaga kepercayaan publik.

"Kecepatan sering menjadi ukuran utama. Padahal informasi yang benar membutuhkan proses verifikasi. Jangan sampai keinginan menjadi yang pertama justru mengorbankan kebenaran," ujarnya.

Anom juga mengajak mahasiswa untuk lebih peduli terhadap isu-isu yang menyangkut kelompok masyarakat yang minim ruang pemberitaan. Ia mencontohkan petani yang kehilangan lahan, pengemudi ojek online yang terkena suspend, hingga pelaku UMKM yang terdampak perubahan sistem digital.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi tentang unsur 5W+1H, teknik wawancara, pengolahan data, penulisan berita dengan struktur piramida terbalik, hingga penyuntingan naskah.

Sebagai bagian dari praktik, peserta diminta melakukan observasi lapangan, mewawancarai narasumber, mengumpulkan data, dan menyusun berita berdasarkan fakta yang ditemukan.

Anom mengajak mahasiswa terus mengasah kemampuan menulis dan berpikir kritis agar tidak mudah terpengaruh arus informasi yang belum terverifikasi.

"Jangan takut belajar dan berproses. Yang lebih berbahaya adalah ketika kita membiarkan informasi yang keliru terus beredar tanpa ada upaya meluruskan kebenaran," pungkasnya.

Berita Terbaru

Perkuat Layanan Kapal, TTL Kembangkan Zona EAZI dan Integrasi Digital

Perkuat Layanan Kapal, TTL Kembangkan Zona EAZI dan Integrasi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 16:06 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 16:06 WIB

TTL bersama KSOP Utama Tanjung Perak mengevaluasi penerapan Zona EAZI dan memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kapal.…

Yoga di Area Hotel, Aktivitas Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Tubuh dan Pikiran

Yoga di Area Hotel, Aktivitas Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Tubuh dan Pikiran

Minggu, 27 Sep 2026 20:54 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 20:54 WIB

Yoga di area hotel merupakan salah satu contoh bagaimana ruang hospitality dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata yang lebih bermakna.…

ASEAN Targetkan 1,7 Juta Siswa dan Pendidik Kuasai Keterampilan AI

ASEAN Targetkan 1,7 Juta Siswa dan Pendidik Kuasai Keterampilan AI

Selasa, 22 Sep 2026 20:44 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:44 WIB

Para mitra akan membantu mengembangkan kurikulum sesuai konteks masing-masing negara serta menyelenggarakan pelatihan AI bagi guru K–12, mahasiswa, dan dosen.…

Jemaat GKPI Diancam Senjata Tajam Saat Beribadah di Tangerang, Amnesty Tegaskan Proses Hukum Harus Jalan

Jemaat GKPI Diancam Senjata Tajam Saat Beribadah di Tangerang, Amnesty Tegaskan Proses Hukum Harus Jalan

Selasa, 22 Sep 2026 20:29 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:29 WIB

Menurut Wirya, proses hukum terhadap dugaan pembubaran ibadah dan intimidasi harus tetap berjalan meskipun kedua pihak telah mencapai kesepakatan damai.…

Ibadah Jemaat GKPI Tangerang Dibubarkan, DPD RI Minta Pemerintah Turun Tangan

Ibadah Jemaat GKPI Tangerang Dibubarkan, DPD RI Minta Pemerintah Turun Tangan

Senin, 21 Sep 2026 13:47 WIB

Senin, 21 Sep 2026 13:47 WIB

Filep menekankan terdapat dua aspek yang perlu berjalan bersamaan, yakni perlindungan kebebasan beribadah dan kepatuhan terhadap aturan penggunaan.…

Ruang Hijau dan Fasilitas Komunitas Jadi Tren Baru Hunian di Tangerang

Ruang Hijau dan Fasilitas Komunitas Jadi Tren Baru Hunian di Tangerang

Senin, 21 Sep 2026 13:24 WIB

Senin, 21 Sep 2026 13:24 WIB

Kehadiran ruang hijau tersebut dirancang untuk memperkuat hubungan antara area dalam dan luar rumah.…