KPA Catat 341 Konflik Agraria, Penghargaan Jurnalistik ARMA 2026 Kembali Digelar

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Berdasarkan Catatan Akhir Tahun KPA 2025, tercatat 341 konflik agraria dengan luas wilayah mencapai 914.574 hektare.
Berdasarkan Catatan Akhir Tahun KPA 2025, tercatat 341 konflik agraria dengan luas wilayah mencapai 914.574 hektare.

i

JAKARTA, GoBanten.com - Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) kembali menggelar Agrarian Reform Media Awards (ARMA) 2026 di tengah meningkatnya konflik agraria dan kasus kekerasan terhadap masyarakat yang memperjuangkan hak atas tanah.

Berdasarkan Catatan Akhir Tahun KPA 2025, tercatat 341 konflik agraria dengan luas wilayah mencapai 914.574 hektare. Konflik tersebut berdampak terhadap 123.612 keluarga atau meningkat 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

KPA juga mencatat kasus kekerasan dan kriminalisasi terhadap warga dalam perjuangan mempertahankan hak atas tanah meningkat 32 persen. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan pentingnya peran media dalam mengungkap persoalan agraria dan memastikan suara masyarakat terdampak mendapat ruang.

Sekretaris Jenderal KPA Dewi Kartika mengatakan jurnalisme independen dibutuhkan untuk mengungkap akar konflik agraria, terutama di tengah meningkatnya investasi skala besar dan pembangunan.

“Media bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membantu membongkar akar persoalan, menghadirkan suara rakyat, dan mendorong pelaksanaan reforma agraria sejati di Indonesia,” ujar Dewi, Selasa (11/8/2026).

Melalui ARMA 2026, KPA bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengajak jurnalis menghasilkan karya yang mengangkat persoalan konflik agraria, perjuangan hak atas tanah dan reforma agraria.

Tahun ini, ARMA mengusung tema “Perjuangan Reforma Agraria di Tengah Investasi Oligarki, Otoritarianisme Pembangunan, dan Militerisme.” Kompetisi terbuka untuk karya jurnalistik teks, audio-visual dan foto, termasuk liputan investigasi, liputan mendalam, feature, foto berita dan esai.

Karya yang dapat didaftarkan merupakan produk jurnalistik yang terbit pada periode 1 Januari 2025 hingga 31 Agustus 2026. Pengiriman karya dibuka pada 1-31 Agustus 2026 melalui email armakpa2026@kpa.or.id.

Pemenang setiap kategori akan memperoleh trofi ARMA 2026 dan uang apresiasi. Pengumuman pemenang dan penyerahan penghargaan dijadwalkan berlangsung dalam Malam Anugerah ARMA pada 24 September 2026 di Jakarta.

KPA berharap penghargaan tersebut dapat mendorong semakin banyak liputan berkualitas mengenai persoalan agraria sekaligus meningkatkan perhatian publik terhadap agenda reforma agraria di Indonesia.

Berita Terbaru

Perkuat Layanan Kapal, TTL Kembangkan Zona EAZI dan Integrasi Digital

Perkuat Layanan Kapal, TTL Kembangkan Zona EAZI dan Integrasi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 16:06 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 16:06 WIB

TTL bersama KSOP Utama Tanjung Perak mengevaluasi penerapan Zona EAZI dan memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kapal.…

Yoga di Area Hotel, Aktivitas Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Tubuh dan Pikiran

Yoga di Area Hotel, Aktivitas Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Tubuh dan Pikiran

Minggu, 27 Sep 2026 20:54 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 20:54 WIB

Yoga di area hotel merupakan salah satu contoh bagaimana ruang hospitality dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata yang lebih bermakna.…

ASEAN Targetkan 1,7 Juta Siswa dan Pendidik Kuasai Keterampilan AI

ASEAN Targetkan 1,7 Juta Siswa dan Pendidik Kuasai Keterampilan AI

Selasa, 22 Sep 2026 20:44 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:44 WIB

Para mitra akan membantu mengembangkan kurikulum sesuai konteks masing-masing negara serta menyelenggarakan pelatihan AI bagi guru K–12, mahasiswa, dan dosen.…

Jemaat GKPI Diancam Senjata Tajam Saat Beribadah di Tangerang, Amnesty Tegaskan Proses Hukum Harus Jalan

Jemaat GKPI Diancam Senjata Tajam Saat Beribadah di Tangerang, Amnesty Tegaskan Proses Hukum Harus Jalan

Selasa, 22 Sep 2026 20:29 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:29 WIB

Menurut Wirya, proses hukum terhadap dugaan pembubaran ibadah dan intimidasi harus tetap berjalan meskipun kedua pihak telah mencapai kesepakatan damai.…

Ibadah Jemaat GKPI Tangerang Dibubarkan, DPD RI Minta Pemerintah Turun Tangan

Ibadah Jemaat GKPI Tangerang Dibubarkan, DPD RI Minta Pemerintah Turun Tangan

Senin, 21 Sep 2026 13:47 WIB

Senin, 21 Sep 2026 13:47 WIB

Filep menekankan terdapat dua aspek yang perlu berjalan bersamaan, yakni perlindungan kebebasan beribadah dan kepatuhan terhadap aturan penggunaan.…

Ruang Hijau dan Fasilitas Komunitas Jadi Tren Baru Hunian di Tangerang

Ruang Hijau dan Fasilitas Komunitas Jadi Tren Baru Hunian di Tangerang

Senin, 21 Sep 2026 13:24 WIB

Senin, 21 Sep 2026 13:24 WIB

Kehadiran ruang hijau tersebut dirancang untuk memperkuat hubungan antara area dalam dan luar rumah.…