Warga Tangsel Kelimpungan Cari Gas Bersubsidi

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

CIPUTAT, iNewsTangsel - Fenomena kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (LPG 3 kg) kini menjadi masalah serius yang dikeluhkan oleh masyarakat di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Bahkan, dalam mencari gas bersubsidi tersebut warga Tangsel kelimpungan.

Tidak hanya berdampak pada masyarakat umum, tetapi juga pada para pedagang kecil dan pengusaha laundry yang sangat bergantung pada gas bersubsidi ini untuk menjalankan usaha mereka.

Kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kg terjadi setelah pemerintah melarang penjualan gas bersubsidi di pengecer per 1 Februari 2025.

Dampak dari kebijakan ini langsung terasa, terutama di warung-warung kelontong yang sebelumnya menjadi tempat utama masyarakat mendapatkan gas melon.

Seiring dengan hilangnya pasokan di pengecer, antrean panjang pun tak dapat dihindari di agen-agen resmi. Seperti yang terjadi di salah satu agen di kawasan Reni Jaya, Pamulang, Senin (3/2/2025).

Pantauan wartawan, sejak pagi tampak warga sudah mengular dalam antrean panjang. Mereka pun berharap mendapatkan gas untuk kebutuhan rumah tangga mereka.

Landy Tri Asto (37), warga Perumahan Reni Jaya, menceritakan bagaimana dirinya harus mengantre selama dua jam hanya untuk pulang dengan tangan kosong karena stok di agen habis.

"Antreannya panjang banget tadi. Saya sudah menunggu sekitar 2 jam, tapi tetap tidak dapat gas," keluhnya.

"LPG 3 kg diharapkan jadi solusi, tetapi malah menjadi masalah baru. Saya harap pemerintah segera mengevaluasi kebijakan ini, karena dampaknya sangat besar dalam beberapa hari terakhir," tambahnya.

Kesulitan mendapatkan LPG 3 kg juga dirasakan oleh para pedagang kecil, yang menggantungkan usahanya pada gas bersubsidi ini. Dengan pasokan yang terbatas dan stok cepat habis di agen resmi, mereka terpaksa mencari gas hingga ke daerah lain.

Linda, seorang pengusaha laundry di Pamulang, mengaku harus berburu gas ke berbagai tempat. Bahkan, ibu satu anak tersebut mencari gas bersubsidi hingga sampai Depok, Jawa Barat.

"Saya sudah antre lama di Reni Jaya, tapi tidak dapat. Akhirnya saya cari sampai ke Pondok Petir, Depok. Di sana saya dapat satu tabung dengan harga Rp19 ribu," ujarnya.

Kelangkaan LPG 3 kg yang terjadi di Tangsel tidak hanya berdampak pada rumah tangga, tetapi juga pada sektor usaha kecil yang bergantung pada gas subsidi untuk operasional harian. Banyak warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah ini.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa antrean panjang masih terjadi di berbagai titik, sementara banyak warga masih mencari gas dengan membawa tabung kosong di sepanjang jalan.

Jika kondisi ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin dampaknya akan semakin luas, terutama bagi para pelaku usaha kecil yang terancam gulung tikar akibat kelangkaan gas bersubsidi ini.

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan, Abdul Aziz, ketika dikonfirmasi iNewsTangsel enggan berkomentar soal kelangkaan gas bersubsidi di Tangsel.

Mesku begitu, masyarakat pun berharap agar pemerintah segera meninjau ulang kebijakan distribusi LPG 3 kg agar kelangkaan ini tidak berlarut-larut dan dapat segera teratasi.

Tag :

Berita Terbaru

Apa Arti Kudus dalam Alkitab? Ini Makna dan Kaitannya dengan Kehidupan

Apa Arti Kudus dalam Alkitab? Ini Makna dan Kaitannya dengan Kehidupan

Sabtu, 03 Okt 2026 22:44 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 22:44 WIB

Salah satu contoh yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari adalah Sabat.…

BINUS Terapkan Experiential Learning Lewat LBFest 2026

BINUS Terapkan Experiential Learning Lewat LBFest 2026

Jumat, 02 Okt 2026 22:50 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 22:50 WIB

Selain aktivitas jual beli, LBFest 2026 menghadirkan komunitas dan pelaku ekosistem bisnis.…

Perkuat Layanan Kapal, TTL Kembangkan Zona EAZI dan Integrasi Digital

Perkuat Layanan Kapal, TTL Kembangkan Zona EAZI dan Integrasi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 16:06 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 16:06 WIB

TTL bersama KSOP Utama Tanjung Perak mengevaluasi penerapan Zona EAZI dan memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kapal.…

Aritmia Terdeteksi pada 164 Peserta Skrining EKG, Kenali Gejalanya

Aritmia Terdeteksi pada 164 Peserta Skrining EKG, Kenali Gejalanya

Kamis, 01 Okt 2026 23:01 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 23:01 WIB

Salah satu jenis aritmia yang perlu mendapat perhatian adalah fibrilasi atrium atau atrial fibrillation (AF).…

Yoga di Area Hotel, Aktivitas Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Tubuh dan Pikiran

Yoga di Area Hotel, Aktivitas Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Tubuh dan Pikiran

Minggu, 27 Sep 2026 20:54 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 20:54 WIB

Yoga di area hotel merupakan salah satu contoh bagaimana ruang hospitality dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata yang lebih bermakna.…

ASEAN Targetkan 1,7 Juta Siswa dan Pendidik Kuasai Keterampilan AI

ASEAN Targetkan 1,7 Juta Siswa dan Pendidik Kuasai Keterampilan AI

Selasa, 22 Sep 2026 20:44 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:44 WIB

Para mitra akan membantu mengembangkan kurikulum sesuai konteks masing-masing negara serta menyelenggarakan pelatihan AI bagi guru K–12, mahasiswa, dan dosen.…