LKPJ 2024, Bupati Serang Paparkan Realisasi Sejumlah Indikator Lebihi Target

author Viktor

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
menteri pu saat di pelabuhan banten
menteri pu saat di pelabuhan banten

i

Bupati Serang - Ratu Tatu Chasanah menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2024 pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang pada Rabu, 26 Maret 2025. Dalam paparannya, Tatu menyebutkan bahwa realisasi beberapa indikator melebihi target yang ditetapkan.

"Seperti saya sampaikan dalam sambutan pengantar laporan LKPJ tahun 2024, Alhamdulillah tadi cukup baik dari beberapa indikator melebihi dari yang ditargetkan dalam realisasinya," ujar Tatu kepada wartawan usai rapat paripurna di gedung DPRD.

Tatu memaparkan, laju pertumbuhan ekonomi tahun 2024 juga melampaui target dengan capaian 4,84 persen. Kemudian, pengendalian inflasi juga di atas target yang ditetapkan.

"Target 1,93 persen, realisasi di tahun 2024 yakni 2,33 persen. Untuk Indeks Pembangunan Manusia atau IPM, Alhamdulillah melebihi target, sekarang mencapai 73,28 poin. Tingkat kemiskinan juga agak naik dari target," katanya.

Sedangkan untuk tingkat pengangguran terbuka (TPT), lebih lanjut Tatu menjelaskan, realisasinya lebih rendah dari yang ditargetkan. "Targetnya tidak melebihi 11,22 persen dan realisasi 2024 yakni 9,94 persen. Jadi, untuk 6 misi tadi teman-teman dengarkan semua, Alhamdulillah capaiannya hampir secara keseluruhan di atas target," jelasnya.

Di samping itu, tambah Tatu, ada catatan dari yang sudah direalisasikan di tahun 2024 terkait tingkat kemiskinan, karena angkanya juga di atas target. Oleh karenanya, dari data masyarakat yang masuk kategori miskin di Kabupaten Serang, ke depannya akan didukung dengan program-program agar mereka tidak hanya sekadar menerima bantuan, tapi juga diaktifkan dalam kegiatan ekonomi.

"Karena kita kan punya program ekonomi untuk mereka. Misalnya di Dinsos ada kelompok usaha bersama (KUB) yang ke depannya harus lebih diperbanyak, atau diberi perhatian khusus supaya tingkat kemiskinan bisa turun lagi, tidak naik," urai Tatu.

Sebab, sambung Tatu, program bantuan sudah ada, terutama dari pemerintah pusat. Kemudian, program KUB juga harus lebih diperbanyak agar masyarakat memiliki usaha sehingga setiap tahunnya tidak bergantung pada bantuan pemerintah.

"Program itu saya lihat harus lebih diperbanyak, baik oleh pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten," tuturnya.

Berita Terbaru

4 Strategi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan dan Akses Hunian

4 Strategi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan dan Akses Hunian

Sabtu, 06 Jun 2026 09:41 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 09:41 WIB

Kemajuan teknologi harus memberi manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil dan sektor informal.…

Hunian Ramah Lingkungan dan Smart Home Dominasi Tren 2026

Hunian Ramah Lingkungan dan Smart Home Dominasi Tren 2026

Kamis, 04 Jun 2026 11:46 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:46 WIB

Tak sekadar pameran, event ini juga menawarkan berbagai promo agresif seperti diskon hingga 70 persen.…

Kontribusi Pelindo Petikemas Tembus Rp1,73 Triliun, Perkuat Peran Logistik sebagai Motor Ekonomi

Kontribusi Pelindo Petikemas Tembus Rp1,73 Triliun, Perkuat Peran Logistik sebagai Motor Ekonomi

Selasa, 02 Jun 2026 18:28 WIB

Selasa, 02 Jun 2026 18:28 WIB

Data Badan Pusat Statistik mencatat sektor transportasi dan pergudangan tumbuh 8,98 persen secara tahunan pada kuartal IV 2025.…

DENZA Resmikan Showroom Baru di Pondok Indah, Bidik Pasar Premium

DENZA Resmikan Showroom Baru di Pondok Indah, Bidik Pasar Premium

Selasa, 02 Jun 2026 18:17 WIB

Selasa, 02 Jun 2026 18:17 WIB

President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan kolaborasi ini menjadi bagian dari transformasi DENZA dalam membangun pengalaman merek.…

Lindee Cremona Eksplor Genre Hiphop Lewat Lagu “Malas Tapi Terpaksa”

Lindee Cremona Eksplor Genre Hiphop Lewat Lagu “Malas Tapi Terpaksa”

Kamis, 28 Mei 2026 07:25 WIB

Kamis, 28 Mei 2026 07:25 WIB

Lagu ini bukan hanya tentang rasa malas, tapi juga realita hidup yang sering kita hadapi…

Event Luxury Terbesar di Jakarta Hadirkan Tas Branded hingga Jam Vintage

Event Luxury Terbesar di Jakarta Hadirkan Tas Branded hingga Jam Vintage

Rabu, 27 Mei 2026 22:25 WIB

Rabu, 27 Mei 2026 22:25 WIB

Dengan konsep yang menggabungkan retail dan experiential event, The Collectors Club diharapkan menjadi magnet baru bagi komunitas luxury di Jakarta.…