Ridwan Kamil

KPK Sita Motor dan Barang Elektronik dari Rumah Ridwan Kamil

author Roby

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gedung KPK. Foto dok KPK
Gedung KPK. Foto dok KPK

i

Jakarta, GoBanten.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Bandung pada Senin, 10 Maret 2025. Dalam penggeledahan tersebut, tim penyidik menyita sejumlah barang bukti mulai dari perangkat elektronik hingga sebuah sepeda motor.

Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan iklan oleh PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. atau BJB.

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan bahwa barang-barang elektronik yang disita masih dalam tahap analisis di laboratorium milik KPK.

"Saat ini untuk barang bukti elektroniknya sedang di laboratorium kami, dan kami olah dulu," ujar Asep kepada awak media, Sabtu (12/4).

Saat ditanya lebih lanjut mengenai sepeda motor yang juga turut disita, Asep mengaku belum mengetahui detail mereknya. “Pokoknya motorlah. Saya tidak hafal merek,” ujarnya singkat.

KPK menegaskan akan memanggil dan mengklarifikasi Ridwan Kamil terkait temuan barang-barang bukti tersebut setelah Lebaran. Hal ini berkaitan dengan proses penyidikan dalam kasus korupsi yang ditaksir merugikan negara hingga Rp222 miliar.

Kasus ini bermula dari dugaan pengadaan fiktif iklan BJB yang ditangani oleh enam agensi. KPK telah menetapkan lima tersangka, termasuk dua orang dari internal BJB, yaitu mantan Direktur Utama Yuddy Renaldi dan Kepala Divisi Corporate Secretary, Widi Hartono.

Tiga tersangka lainnya merupakan pemilik dan pengendali agensi iklan yang mendapatkan proyek penempatan iklan dari BJB, antara lain Ikin Asikin Dulmanan, Suhendrik, dan Sophan Jaya Kusuma. Mereka diduga menggunakan agensi-agensi milik pribadi untuk memenangkan proyek secara tidak sah.

Penempatan iklan tersebut disebut-sebut mencakup berbagai media, mulai dari televisi, media cetak, hingga media elektronik. Namun, dari total nilai proyek sebesar Rp409 miliar, sebanyak Rp222 miliar di antaranya diduga dikeluarkan secara fiktif.(*)

Berita Terbaru

Imparsial Peringatkan Bahaya Overflight Militer AS bagi Kedaulatan RI

Imparsial Peringatkan Bahaya Overflight Militer AS bagi Kedaulatan RI

Kamis, 16 Apr 2026 20:23 WIB

Kamis, 16 Apr 2026 20:23 WIB

Direktur Imparsial, Ardi Manto Adiputra, menegaskan akses lintas udara yang luas dan minim kontrol dapat membuka ruang penetrasi militer asing di Indonesia.…

Urus KTP dan KK Kini Bisa di Desa, 116 Desa Serang Sudah Terkoneksi Digital

Urus KTP dan KK Kini Bisa di Desa, 116 Desa Serang Sudah Terkoneksi Digital

Kamis, 16 Apr 2026 10:44 WIB

Kamis, 16 Apr 2026 10:44 WIB

Program ini menjadi terobosan digitalisasi layanan yang memungkinkan masyarakat mengurus dokumen kependudukan langsung dari desa.…

Kekerasan Seksual di Kampus Indonesia, SETARA Dorong Reformasi Sistem Pendidikan

Kekerasan Seksual di Kampus Indonesia, SETARA Dorong Reformasi Sistem Pendidikan

Rabu, 15 Apr 2026 12:51 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 12:51 WIB

Direktur Eksekutif SETARA Institute, Halili Hasan, menegaskan pentingnya transformasi tata kelola kampus melalui konsep Inclusive University Governance.…

TOP BUMD Awards 2026: Bank Jakarta Borong Penghargaan Bergengsi

TOP BUMD Awards 2026: Bank Jakarta Borong Penghargaan Bergengsi

Rabu, 15 Apr 2026 10:39 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 10:39 WIB

Bank Jakarta meraih penghargaan BPD Bintang 5 (Excellent) dalam ajang TOP BUMD Awards 2026.…

BRI Life Gelar Modi Fun Run 7K, Kampanye Kebugaran dan Edukasi Kesehatan Masyarakat

BRI Life Gelar Modi Fun Run 7K, Kampanye Kebugaran dan Edukasi Kesehatan Masyarakat

Rabu, 15 Apr 2026 09:43 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 09:43 WIB

Direktur BRI Life, Sutadi, mengatakan kegiatan ini menjadi langkah konkret perusahaan dalam mengedukasi masyarakat.…

Dana RKUD Rp3 Triliun Dialihkan, Pemkab Serang Percayakan ke Bank Banten

Dana RKUD Rp3 Triliun Dialihkan, Pemkab Serang Percayakan ke Bank Banten

Selasa, 14 Apr 2026 16:39 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 16:39 WIB

Direktur Utama Bank Banten Muhammad Bhustami menyebut langkah ini sebagai tantangan sekaligus peluang untuk membuktikan kinerja bank daerah.…