Kepala Daerah

Integritas Nol, Kepala Daerah Tinggal Tunggu Waktu Ditangkap KPK

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala daerah itu tinggal menunggu waktu kapan ditangkapnya jika integritasnya di titik nol. Foto freepik
Kepala daerah itu tinggal menunggu waktu kapan ditangkapnya jika integritasnya di titik nol. Foto freepik

i

GoBanten.com - Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Yudi Purnomo Harahap, menilai banyak kepala daerah berada dalam posisi rawan terjerat operasi tangkap tangan (OTT) jika integritas tidak dijaga sejak awal menjabat.

Menurut Yudi, praktik korupsi di level pemerintah daerah kerap dipicu oleh kombinasi kekuasaan besar dan tekanan kebutuhan dana, terutama setelah proses politik yang mahal.

“Kepala daerah itu tinggal menunggu waktu kapan ditangkapnya jika integritasnya di titik nol,” kata Yudi di Jakarta, Selasa (10/3).

Ia menjelaskan, tingginya biaya politik saat pemilihan kepala daerah sering memicu dorongan untuk “balik modal” setelah terpilih. Kondisi tersebut diperparah oleh kewenangan besar yang dimiliki kepala daerah dalam pengelolaan anggaran dan kebijakan birokrasi.

Menurut Yudi, kepala daerah memiliki kontrol terhadap sejumlah sektor strategis seperti pengelolaan APBD, Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), hingga kewenangan mutasi jabatan dan proses lelang proyek. Celah inilah yang kerap dimanfaatkan untuk praktik suap maupun setoran ilegal.

“Selain kewenangan yang besar, ada juga tekanan kebutuhan uang, mulai dari biaya kampanye, utang politik, hingga gaya hidup yang tidak sebanding dengan gaji resmi,” ujarnya.

Ia menilai serangkaian OTT yang dilakukan KPK sepanjang awal 2026 seharusnya menjadi peringatan keras bagi para kepala daerah agar tidak menyalahgunakan jabatan.

Sejumlah kasus yang diungkap KPK tahun ini antara lain penangkapan pejabat terkait dugaan suap pemeriksaan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak, serta penetapan Wali Kota Madiun Maidi sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan proyek dan dana CSR.

KPK juga menjerat Bupati Pati Sudewo dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengisian jabatan perangkat desa.
Dalam operasi lainnya, KPK mengungkap dugaan korupsi terkait restitusi pajak di Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin, serta perkara impor barang tiruan yang menyeret pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

OTT juga menyasar lembaga peradilan. Dalam kasus dugaan korupsi pembebasan lahan di Pengadilan Negeri Depok, KPK menetapkan sejumlah pejabat pengadilan sebagai tersangka.

Belakangan, KPK juga menjerat Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terkait dugaan korupsi pengadaan tenaga alih daya, serta menangkap Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dalam operasi tangkap tangan terbaru.

Yudi menilai langkah penindakan seperti OTT tetap penting untuk memberikan efek jera. Namun ia menegaskan upaya pencegahan akan sulit berhasil jika sejak awal pejabat publik sudah memiliki niat untuk korupsi.

“Program pencegahan sering hanya menjadi formalitas. Mereka hadir di acara antikorupsi, tapi praktik korupsi tetap berjalan,” katanya.

Berita Terbaru

4 Strategi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan dan Akses Hunian

4 Strategi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan dan Akses Hunian

Sabtu, 06 Jun 2026 09:41 WIB

Sabtu, 06 Jun 2026 09:41 WIB

Kemajuan teknologi harus memberi manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil dan sektor informal.…

Hunian Ramah Lingkungan dan Smart Home Dominasi Tren 2026

Hunian Ramah Lingkungan dan Smart Home Dominasi Tren 2026

Kamis, 04 Jun 2026 11:46 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 11:46 WIB

Tak sekadar pameran, event ini juga menawarkan berbagai promo agresif seperti diskon hingga 70 persen.…

Kontribusi Pelindo Petikemas Tembus Rp1,73 Triliun, Perkuat Peran Logistik sebagai Motor Ekonomi

Kontribusi Pelindo Petikemas Tembus Rp1,73 Triliun, Perkuat Peran Logistik sebagai Motor Ekonomi

Selasa, 02 Jun 2026 18:28 WIB

Selasa, 02 Jun 2026 18:28 WIB

Data Badan Pusat Statistik mencatat sektor transportasi dan pergudangan tumbuh 8,98 persen secara tahunan pada kuartal IV 2025.…

DENZA Resmikan Showroom Baru di Pondok Indah, Bidik Pasar Premium

DENZA Resmikan Showroom Baru di Pondok Indah, Bidik Pasar Premium

Selasa, 02 Jun 2026 18:17 WIB

Selasa, 02 Jun 2026 18:17 WIB

President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan kolaborasi ini menjadi bagian dari transformasi DENZA dalam membangun pengalaman merek.…

Lindee Cremona Eksplor Genre Hiphop Lewat Lagu “Malas Tapi Terpaksa”

Lindee Cremona Eksplor Genre Hiphop Lewat Lagu “Malas Tapi Terpaksa”

Kamis, 28 Mei 2026 07:25 WIB

Kamis, 28 Mei 2026 07:25 WIB

Lagu ini bukan hanya tentang rasa malas, tapi juga realita hidup yang sering kita hadapi…

Event Luxury Terbesar di Jakarta Hadirkan Tas Branded hingga Jam Vintage

Event Luxury Terbesar di Jakarta Hadirkan Tas Branded hingga Jam Vintage

Rabu, 27 Mei 2026 22:25 WIB

Rabu, 27 Mei 2026 22:25 WIB

Dengan konsep yang menggabungkan retail dan experiential event, The Collectors Club diharapkan menjadi magnet baru bagi komunitas luxury di Jakarta.…