Mahasiswa Diminta Lebih Dekat ke Masyarakat, Bukan Terlibat Aktivitas Politik

author Roby

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
berry junaidi
berry junaidi

i

Jakarta, GoBanten.com – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mendorong mahasiswa untuk lebih aktif mengabdi kepada masyarakat ketimbang sekadar terlibat dalam aktivitas politik.

Hal ini disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Berry Juliandi, dalam acara Ngopi Bareng Kemendiktisaintek* bersama jurnalis di Gedung D, Selasa (29/4).

Berry menyoroti keberhasilan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang dinilai telah mengubah peran mahasiswa, dari sekadar pembelajar menjadi agen pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, melalui program ini, nilai-nilai gotong royong dan kepemimpinan sosial juga ikut tumbuh dalam diri para aktivis kampus.

“Program PPK Ormawa telah terbukti tidak hanya menjadikan mahasiswa sebagai pembelajar tapi juga sebagai pemberdaya yang berdampak kepada masyarakat dan bisa menghidupkan nilai gotong royong dan kepemimpinan sosial dari para pimpinan-pimpinan organisasi kemahasiswaan,” ujar Berry.

Ia menekankan bahwa mahasiswa idealnya tidak hanya sibuk dalam aksi dan isu politik, tetapi juga mulai berpikir tentang bagaimana mereka bisa membawa perubahan nyata di tengah masyarakat. Melalui PPK Ormawa, organisasi kemahasiswaan didorong untuk menyusun program yang benar-benar berbasis pada kebutuhan masyarakat.

Tak hanya soal pengabdian, Berry juga menyinggung pentingnya semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Ia menginginkan agar lulusan perguruan tinggi tak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan pekerjaan baru.

“Inilah dampak nyata dari kampus berdampak bagi dunia usaha dan dunia industri,” ujarnya.

Kemendiktisaintek sendiri telah menyediakan program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2W) sebagai wadah untuk membina wirausaha muda. Melalui program ini, mahasiswa diberi ruang untuk mengembangkan usaha, termasuk produk lokal berbasis budaya.

Berry berharap, dari kampus-kampus ini lahir inkubator kewirausahaan yang memperkuat kemandirian ekonomi mahasiswa dan masyarakat sekitar.

“Jadi sekarang ini sudah banyak dibuat usaha dari mahasiswa yang menjadi tulang punggung kemandirian ekonomi dari kampus ataupun dari masyarakat di sekitar,” lanjut Berry.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Khairul Munadi menambahkan, peran kampus seharusnya tidak berhenti hanya dalam dunia akademik. Ia menilai perguruan tinggi mesti menjadi bagian penting dalam pembangunan negara dan hadir sebagai pemecah masalah di tengah masyarakat.

“Ya mungkin terkesannya abstrak, tapi ini sangat-sangat nyata sebetulnya. Kita ingin kampus menjadi aktor-aktor pembangunan. Menjadi gudang solusi terhadap persoalan masyarakat,” tegas Munadi.

Ia berharap, ke depan, kampus dan mahasiswa bisa berperan lebih besar dalam menjawab tantangan bangsa, mulai dari isu pengangguran, kemiskinan, hingga stunting. Dengan luasnya wilayah Indonesia, menurutnya, potensi kampus dalam menyumbangkan solusi akan sangat besar bila dimobilisasi secara maksimal.

“Nah, kalau kampus-kampus ini juga sebetulnya mengarah pada penyelesaian persoalan-persoalan itu, kita bisa bayangkan ya, begitu luasnya wilayah Indonesia, tapi dengan sumber daya, dengan memobilisasi kampus-kampus ini, tentu penyelesaian persoalan-persoalan bisa kita percepat,” pungkasnya.(*)

sumber: kompas.com

Berita Terbaru

Apa Arti Kudus dalam Alkitab? Ini Makna dan Kaitannya dengan Kehidupan

Apa Arti Kudus dalam Alkitab? Ini Makna dan Kaitannya dengan Kehidupan

Sabtu, 03 Okt 2026 22:44 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 22:44 WIB

Salah satu contoh yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari adalah Sabat.…

BINUS Terapkan Experiential Learning Lewat LBFest 2026

BINUS Terapkan Experiential Learning Lewat LBFest 2026

Jumat, 02 Okt 2026 22:50 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 22:50 WIB

Selain aktivitas jual beli, LBFest 2026 menghadirkan komunitas dan pelaku ekosistem bisnis.…

Perkuat Layanan Kapal, TTL Kembangkan Zona EAZI dan Integrasi Digital

Perkuat Layanan Kapal, TTL Kembangkan Zona EAZI dan Integrasi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 16:06 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 16:06 WIB

TTL bersama KSOP Utama Tanjung Perak mengevaluasi penerapan Zona EAZI dan memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kapal.…

Aritmia Terdeteksi pada 164 Peserta Skrining EKG, Kenali Gejalanya

Aritmia Terdeteksi pada 164 Peserta Skrining EKG, Kenali Gejalanya

Kamis, 01 Okt 2026 23:01 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 23:01 WIB

Salah satu jenis aritmia yang perlu mendapat perhatian adalah fibrilasi atrium atau atrial fibrillation (AF).…

Yoga di Area Hotel, Aktivitas Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Tubuh dan Pikiran

Yoga di Area Hotel, Aktivitas Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Tubuh dan Pikiran

Minggu, 27 Sep 2026 20:54 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 20:54 WIB

Yoga di area hotel merupakan salah satu contoh bagaimana ruang hospitality dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata yang lebih bermakna.…

ASEAN Targetkan 1,7 Juta Siswa dan Pendidik Kuasai Keterampilan AI

ASEAN Targetkan 1,7 Juta Siswa dan Pendidik Kuasai Keterampilan AI

Selasa, 22 Sep 2026 20:44 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:44 WIB

Para mitra akan membantu mengembangkan kurikulum sesuai konteks masing-masing negara serta menyelenggarakan pelatihan AI bagi guru K–12, mahasiswa, dan dosen.…