Banten Selatan

Konektivitas dan Infrastruktur Jadi Hambatan Utama Pertumbuhan Ekonomi Banten Selatan

author Sondang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembangunan sentra industri berbasis komoditas lokal menjadi langkah mendesak. Foto ist
Pembangunan sentra industri berbasis komoditas lokal menjadi langkah mendesak. Foto ist

i

GoBanten.com - Ketimpangan pembangunan di Banten Selatan kembali disorot. Anggota DPD RI, Habib Ali Alwi, menilai lemahnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi salah satu penyebab lambatnya pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Dalam kunjungan kerja di Kantor Bank Indonesia Perwakilan Banten, Habib mengungkapkan potensi besar sektor pangan belum dimanfaatkan optimal.

Produksi beras dari Lebak dan Pandeglang justru banyak mengalir ke luar daerah tanpa diolah terlebih dahulu di Banten. “Perlu regulasi yang jelas agar hasil panen diolah dulu di daerah, bukan langsung keluar. Ini soal nilai tambah yang hilang,” tegasnya, Selasa (31/3/2026).

Ia juga menyoroti minimnya industri pengolahan di wilayah selatan yang berdampak pada lambatnya pertumbuhan ekonomi dan tingginya ketimpangan dibanding wilayah utara Banten.

Menurutnya, pembangunan sentra industri berbasis komoditas lokal menjadi langkah mendesak. “Lebak dan Pandeglang tertinggal karena minim industri. Kalau pusat pengolahan dibangun di selatan, dampaknya langsung ke ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, persoalan konektivitas dinilai menjadi hambatan utama. Habib mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, termasuk penyambungan jalan tol untuk membuka akses ekonomi dan pariwisata di kawasan selatan.

Ia menegaskan, tanpa sinergi kuat antar lembaga seperti pemerintah daerah, Bank Indonesia, hingga lembaga statistik dan pangan, potensi ekonomi Banten Selatan akan terus terhambat.

Berita Terbaru

Angkanya Bikin Melongo! 25 Ribu Motor Listrik MBG Seharga Rp42 Juta Per Unitnya

Angkanya Bikin Melongo! 25 Ribu Motor Listrik MBG Seharga Rp42 Juta Per Unitnya

Kamis, 09 Apr 2026 21:12 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 21:12 WIB

Komisi IX DPR RI menyoroti aspek transparansi dalam pengadaan 25.000 unit motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis.…

Traga AC Diluncurkan, Isuzu Ubah Strategi Pasar Kendaraan Komersial

Traga AC Diluncurkan, Isuzu Ubah Strategi Pasar Kendaraan Komersial

Kamis, 09 Apr 2026 13:31 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 13:31 WIB

Presiden Direktur IAMI, Masayasu Hideshima, menyebut fitur pendingin udara bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian dari peningkatan produktivitas kerja sopir…

Polisi Bongkar Pencurian Aluminium di Tangerang, Oknum Sekuriti Diduga Terlibat

Polisi Bongkar Pencurian Aluminium di Tangerang, Oknum Sekuriti Diduga Terlibat

Kamis, 09 Apr 2026 10:43 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 10:43 WIB

Polisi kini memburu seorang oknum sekuriti perusahaan yang diduga menjadi bagian dari jaringan pencurian tersebut.…

Kisah Cinta Tak Lazim Ini Siap Bikin Penonton Baper

Kisah Cinta Tak Lazim Ini Siap Bikin Penonton Baper

Rabu, 08 Apr 2026 19:32 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 19:32 WIB

Bukan sekadar kisah romansa biasa, cerita ini menggali sisi emosional seorang perempuan yang mulai meragukan kesempatan cintanya.…

Daihatsu Andalkan Gran Max di GIICOMVEC 2026 untuk Perkuat Mobilitas UMKM

Daihatsu Andalkan Gran Max di GIICOMVEC 2026 untuk Perkuat Mobilitas UMKM

Rabu, 08 Apr 2026 18:58 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 18:58 WIB

Dalam pameran ini, Daihatsu menghadirkan empat varian Gran Max, yakni Pick Up, Blind Van, Mobile Market, dan Mini Bus Lifestyle.…

Ford RMA Indonesia Garap Pasar Kendaraan Niaga, Ini Strateginya

Ford RMA Indonesia Garap Pasar Kendaraan Niaga, Ini Strateginya

Rabu, 08 Apr 2026 15:04 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:04 WIB

Regional Director RMA Indonesia, Roelof Lamberts, menyebut kendaraan operasional kini menjadi bagian penting dari investasi bisnis.…